Rabu, 25 April 2012

PICK-UP GITAR

Dalam dunia “pergitaran” yang kita tarik dalam hal ini adalah gitar elektrik, tidak akan terasa nyaman, aman, damai dan tenteram tanpa membahas (walaupun sedikit) tentang yang namanya PICK-UP.


Pick up atau sering disebut spul gitar, adalah sebuah transduser elektronika yang mengubah getaran dawai gitar menjadi sinyal listrik. Prinsip dasarnya adalah induksi elektromagnet, yang mana getaran senar “mengganggu” garis-garis gaya elektromagnetik. Perubahan ini menghasilkan Gerak Gaya Listrik yang berupa sinyal sinusoidal listrik. Bentuknya disesuaikan dengan gitar yang menggunakannya atau dari produsen pembuatnya, namun umumnya pick up berbentuk persegi panjang, atau model tertentu.


Seperti apakah pick up itu?
Pick up adalah sebatang magnet yang mempunyai kemagnetikan yang kuat seperti alnico atau magnet biasa, dibaluti dengan ratusan gulung kawat email berdiameter kecil dengan arah medan magnet menghadap ke arah senar. Biasanya hanya dibuat satu (single), tetapi ada pula yang dibuat sepasang, baik itu berpasangan maupun bertindihan (hamburck) dengan tujuan-tujuan tertentu. namun pada dasarnya adalah transduser listrik.




Pick up merupakan awal dari sebuah rangkaian tata suara dalam gitar elektrik, sehingga membuat hasil kerja Pick up menjadi kritis untuk keseluruhan performa dari sistem suara yang didapat. Kejernihan sebuah Pick up menghasilkan representasi listrik dari suara yang dicupliknya. Hal ini diperoleh dengan berbagai macam metoda yang digunakan. Dahulu, sejumlah metode dipergunakan untuk berbagai keperluan, dan sekarang begitu banyak jenis Pick up yang ditemukaan dalam berbagai keperluan.




Pemilihan Pick up yang lebih hati-hati akan mencegah terjadinya pengurangan kemampuan Pick up dari performa maksimal. Pemilihan Pick up yang baik tergantung dari pengetahuan akan karakteristik dasar Pick up dan pengertian dalam mengaplikasikannya. Supaya efektif, Pick up yang digunakan harus seimbang antara sumber suara yang ingin dicuplik (suara senar guitar, alat musik, dll.) dan sistem tata suara yang digunakan (sound system untuk live music, alat perekaman, dll).



Lima karakteristik dasar dari sebuah Pick up yang harus diperhatikan ketika memilih sebuah Pick up untuk berbagai keperluan, yaitu:

1) Prinsip dari cara kerja Pick up

2) Daerah respon frekuensi suara yang dapat dicuplik Pick up
3) Arah/sudut pencuplikan Pick up
4) Keluaran sinyal listrik yang dihasilkan Pick up
5) Bentuk fisik dari Pick up




Karakteristik Pick up dibagi menjadia tiga :




1. Karakteristik Statis.

Karakteristik statis adalah hubungan dalam keadaan steady – state antara besaran fisik input dan output elektrik. Karakteristik statis terdiri dari :

  • Accuracy, adalah perbedaan antara true output dan actual output.
  • Resolusi, adalah perubahan input yang paling kecil yang masih bisa dideteksi oleh Pick  up
  • Repeatability, adalah kemampuan Pick up untuk menghasilkan output yang sama pada pengukuran yang sama berulang kali.
  • Hysteresis, adalah perbedaan antara kalibrasi dengan cara naik dengan kalibrasi dengan cara turun.
  • Linearity, adalah linieritas output dari transduser.
  • Conformance, adalah perbedaan antara kurva hasil kalibrasi dengan suatu kurva linier.
  • Sensitivity, adalah perbandingan perubahan output dengan nilai perubahan dari pengukuran.




2. Karakteristik Dinamis.

Karakteristik dinamis adalah seberapa cepat suatu output berubah ketika mendapat perubahan pada input. Karakteristik dinamis terdiri dari :
  • Rise time, adalah waktu yang dibutuhkan agar dapat mencapai 10 % hingga 90 % dari respon seluruhnya.
  • Time constant, adalah waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 63.2% dari harga maksimum.
  • Dead time, adalah perbedaan waktu antara input dan output.
  • Settling time, adalah waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kurang lebih 2% dari nilai steady state.




3. Karakteristik lingkungan

Karakteristik lingkungan adalah performa dari suatu Pick up, baik ketika beroperasi maupun tidak, terhadap kondisi external. Misalnya suhu, tekanan, getaran, kecepatan, dan lain lain.




Pick up Aktif

Beberapa hal yang membedakan Pick up aktif dengan Pickup pasif yakni Pickup aktif membutuhkan penguat yang berdekatan dengan pickup itu sendiri, sehingga penguat sinyal getaran yang ditangkap oleh pickup itu sendiri langsunng diterima penguat pertama atau yang sering dinamakan Pre Amp (Penguat sebelum Amplifire). sehingga getaran yang ditangkap pickup untuk menjadi sinyal listrik akan lebih besar berkisar antara 100 sampai 500 kalilipat (tergantung model preamp yg dipakai). untuk selanjutnya di transmisikan kejalur pengkabelan, sehingga noise yang ditimbulkan akan bisa lebih ditekan. dalam aplikasinya. preamp merupakan rangkaian elektronik yang memerlukan sumber listrik, maka dalam gitar yang terpasang pickup aktif dipasang juga sumber listrik berupa batery kotak berukuran 9 Volt DC.




sedangkan pickup pasif hanya berupa tranduser atau penangkap getaran yang langsung di salurkan pengkabelan. sehingga sinyal-sinyal yang ditangkap AMPLI atau FX akan banyak mengandung noise yang bisa ditimbulkan oleh kabel yang dipakai.

kabel bisa menjadi masalah yang serius dalam sistem transmisi sinyal suara ini. seibarat air yang mengalir di pipa yang pecah atau berlubang, maka air itu akan muncrat ksana sini dan akhirnya tempat yang dituju sudah ga sekuat semburan dari sumbernya.
sering kita mengatakan bahwa memakai pickup aktif akan lebih nendang dari pada pickup pasif.. ni karena sinyal listrik yang disalurkan lebih besar atau arus gelombang suaranya lebih besar sehingga noise bisa ditekan dan sipenerima AMPLI atau FX dapat menerima sinyal tersebut lebih baik atau tidak loyo dan selanjutnya diolah menjadi suara atau sound yang dinginkn.

akan tetapi memakai pickup aktif juga harus memperhatikan berbagai aspek yang harus diperhatikan.. Dalam dunia pergitaran kita biasa atau sering mendengar 2 macam jenis pick-up yaitu single pick-up(single coil) dan hambucker pick-up (double coil). Pickup ini terbuat dari lilitan kumparan (kawat email) yang ditengah-tengahnya terdapat logam magnet (coil). Logam magnet yang digunakan sebagai bahan pembuatan pick-up biasanya logam campuran seperti Alnico (Campuran unsur Al-Ni-Co), ceramic, baja, besi dan tembaga.

SINGLE PICK-UP (Single Coil)Yah namanya juga single (baca: singgel) ya tentu saja artinya “sendiri”. Nah pick-up ini umumnya digunakan pada gitar Stratocaster, telecaster dan pada jenis gitar RG dipasang di bagian middle pada body gitar. Output dari pick-up jenis ini cukup rendah (mid-low)namun kelebihannya adalah sound yang dihasilkan lebih twangky dan Crunch dengan clarity danDetail yang cukup jelas. Hal inilah yang menjadi nilai tambah dari pick-up single coil. Biasanaya pick-up jenis ini digunakan oleh gitaris-gitaris yang ber-genre jazz dan yang classical walaupun tidak menutup kemungkinan para gitaris rock juga menggunakan pick-up ini untuk menambah variasi sound dalam musik yang mereka bawakan.







untuk bagan instalasi elaktronikanya atau wiring (yang biasa digunakan) adalah sebagai berikut:




HAMBUCKER PICK-UP (Double Coil)
Hambucker pick-up ini merupakan penggabungan dari 2 buah single pick-up yang susunanya bisa seri atau paralel (kadang ada juga yang memanfaatkan sakelar untukmenggabungkan seri-paralel) yang disesuaikan dengan kebutuhan sound sang “pendekar gitar”. Perbedaan antara single coil penyusun hambucker yang disusun seri dengan yang disusun paralel adalah:


  • Hambucker yang berasal dari single coil yang disusun seri, output yang dihasilkan lebih berkarakter tebal, cocok untuk sound-sound distorsi yangt mantap dan lebih kearah brigh. Contohnya pada pick-up yang digunakan gitar-gitar les paul, SG, RG, dll
  • Pada hambucker yang berasal dari single coil yang disusun parallel, outputan yang dihasilkan merupakan pertengahan dari karakter single dengan hambucker, dalam artian soundnya bright tapi tetap crunch sangat matching digunakan untuk sound overdrive yang membutuhkan gain yang cukup tinggi. Contonya pada gitar RG, tele yang menggunakan hambucker, superstrat, dll








untuk diagram elektroniknya (wiring) yang sering digunakan pada gitar yang berpick-up hambucker sebagai berikut:




PICK-UP JENIS LAIN

Inilah yang sering membuat kita bingung, ada juga produsen pick-up yang membuat pick-up tidak sesuai standar yang ada alias dicustomisasi lagi. Jenis pick-up ini banyak ditemukan “tertanam” pada gitar telecaster, nama pick-upnya disebut soapbar memang agak aneh tapi memeng begitulah kenyataanya






Pick-up jenis ini memiliki output lebih tinggi dari single coil namun lebih rendah dari double coil, suaranya crunch, twangky, agak bright n sangat biasa sekali digunakan pada aliran musik jazz-blues atau country.



Mengganti pickup


Beberapa alasan dari pertanyaan mengapa kita harus mengganti pickup?

  1. Suka gitar tapi tidak suka soundnya.
  2. Lebih ekonomis daripada membeli sebuah gitar baru yang mahal.
  3. Rusak.
  4. Mendesain gitar sendiri.



Istilah yang sering kita jumpai seputar pickup.

  1. PAF
    Singkatan dari Patent Applied For. Ketika Gipson menunggu nomor hak paten untuk pickupnya. Mereka merekatkan stiker bertuliskan PAF di pickupnya. PAF mempunyai karakter khas, dan kini beberapa pabrikan tertarik untuk terus menbuatnya. Seperti DiMarzio dengan tipe PAF-PROnya dan Seymour Duncan dengan SH1-59 Model.
  2. Pole piece
    Titik-titik pada permukaan pickup.
  3. F-Spacing
    Julukan untuk jarak pole piece yang lebih jarang. Biasanya terdapat pada pickup posisi bridge.


Website


Untuk info lebih lanjut silahkan kunjungi web mereka.

  • DiMarzio di www.dimarzio.com
  • EMG di www.emginc.co.uk
  • Bartolini di www.bartolini.net
  • Alembic di www.alembic.com
  • Seymour Duncan di www.seymourduncan.com
  • Lace Sensor di www.agi-lace.com
  • Bill Lawrance di www.billlawrance.com




dari berbagai sumber

1 komentar:

  1. https://www.facebook.com/photo.php?fbid=645895095466391&set=a.435121559877080.119271.100001377186162&type=1&theater

    bang aku rencana mau beli Fernandes Ravelle X ... terus mau ganti PU nya pake Duncan SH4 - SH1 ... tapi pengen nya kalo switch PU-nya ditengah itu berubah jd single-single kaya foto yg ada di link atas itu ... itu karakter suaranya jadi gimana ya? terus gimana cara ngerubahnya? apa aku harus beli perangkat elektronika yg baru? maaf banyak tanya ... masih nubie bgt soalnya ... makasi sebelumnya ... ^_^

    BalasHapus